Komunalbox.com
Kepercayaan masyarakat mengungkap, orang yang terlihat mondar-mandir di dekat toko, kemungkinan besar memiliki niat jahat seperti menaburkan tanah makam.
Tanah makam adalah media pesugihan dan santet untuk membuat usaha sepi dan terlihat tutup selama seharian.
Jika usaha kuliner, berikan kepada orang tersebut makanan tapi jangan pernah memberikan barang dagangan yang ada di pajangan.
2. Jangan memberikan garam
Pemilik usaha jangan pernah memberikan garam saat hendak membuka toko
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, memberikan garam di awal hari akan akan membuat dagangan tidak laku. Praktik seperti ini hampir sama dengan pesugihan jahat dengan niat menutup usaha.
Jika ada orang yang datang untuk meminta garam, diharapkan untuk menunggu hingga mendapatkan pelanggan pertama.
3. Simpan uang pendapatan pertama
Masyarakat kejawen percaya, uang pertama yang didapatkan dari pembeli sebaiknya disimpan dahulu hingga warung tutup.
Uang hasil penjualan pertama bisa disebut sebagai penglaris untuk menarik pembeli. Itulah mengapa sering terlihat pedagang yang sengaja mengibarkan uang hasil penjualan pertamanya pada barang dagangan.
4. Tidak meludah di depan warung makan
Pegawai dan pemilik usaha tidak diperbolehkan untuk meludah di depan pintu masuk warung makan.
Kepercayaan masyarakat Jawa yang menyebut, meludah di depan pintu masuk akan menutup rezeki hingga sore hari.
5. Orang datang meminjam hutang
Jika ada orang yang datang meminjam hutang di pagi hari saat membuka toko, lebih baik jangan diberi.
Menurut kepercayaan Jawa, memberikan hutang ketika belum mendapatkan pengunjung akan membuat tempat usaha terlihat sepi.

Komentar
Posting Komentar